Abhipraya
Aku barbaring dalam teduh
meramu semua kata yang akan kuucapkan
memejamkan hati yang kian bergejolak
menahan bibir untuk tersenyum
aku kembali
Aku menatap kedua matamu dalam sekali
aku menjelajah setiap guratan wajahmu
aku mendengar seberapa cepat aliran darahmu
aku merasakan hangatnya sentuhanmu
lagi
Kau berdiri tepat di depanku
kau melayangkan bebanmu padaku
kau melepaskan tangismu
kau mengundang semua suka masuk ke dalam tulang rusukmu
suasana itu mengalir lagi dalam otaku
bermuara tepat ke hatiku
dan menyebar ke seluruh tubuh
meninggalkan lubang yang sebenarnya belum terkubur
dan aku tak mau mengulangnya.
Komentar
Posting Komentar